Kementerian Kelautan dan Perikanan Tanam 100.000 Mangrove di Pesisir Kalsel
(ilustrasi)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangani lahan kritis di
Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan menanam 100.000 batang Mangrove jenis
Avicennia alba pada lahan seluas 20 hektare di wilayah pesisir Kabupaten Tanah
Laut.
Penanaman kali ini dilaksanakan di wilayah Desa
Sungai Bakau. Sesuai data satu peta (one map) mangrove, wilayah ini termasuk
wilayah lahan kritis. Secara umum, ekosistem mangrove di wilayah Kalimantan
Selatan menyebar secara luas di 5 Kabupaten yaitu Kabupaten Barito Kuala,
Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Tb.
Haeru Rahayu menyampaikan, pihaknya fokus pada upaya rehabilitasi di wilayah
pesisir dan pulau-pulau kecil dengan penanaman mangrove. “Kegiatan pemulihan
ekosistem pada wilayah pesisir dimulai dengan kegiatan penyadartahuan kepada
masyarakat tentang pentingnya melindungi kawasan pesisir dan diberikan edukasi
cara penanaman mangrove serta manfaatnya," ucapnya dalam keterangan Sabtu
(12/6).
Lebih lanjut, Direktur Pendayagunaan Pesisir dan
Pulau-Pulau Kecil Muhammad Yusuf menerangkan, habitat mangrove yang mendominasi
di wilayah tersebut adalah Avicennia alba.
Selain itu, lanjutnya, ditemukan pula spesies Rhizophora apiculata, Excoecaria agallocha, Nypa fruticans, Hibiscus tiliaceus dan lainnya. Jenis mangrove yang disarankan untuk ditanam di lokasi ini adalah Avicennia alba atau Sonneratia alba atau dapat dikombinasikan dengan Rhizophora mucronata dengan ketinggian ± 2-3m. “Pelaksanaan penanaman mangrove disesuaikan dengan data pasang surut air laut yang diambil dari titik Sungai Barito pasang tertinggi di lokasi penanaman," jelasnya.
Yusuf juga menyampaikan kegiatan penanaman
akan dilakukan oleh Kelompok Citra Lestari yang telah dibimbing oleh pendamping
dengan penyerapan tenaga kerja 75 orang selama 14 hari dan 927 Hari Orang Kerja
(HOK).
Rehabilitasi kawasan mangrove di Desa Sungai Bakau dengan kegiatan penanaman mangrove diharapkan KKP dapat meningkatkan ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pengelolaan ekosistem mangrove yang berkelanjutan.(sumber:mediaindonesia.com)